Menu


  Oktober 2026
Çaka 1948  
Wuku
Bhatara
Ugu
Singajalma
Wayang
Sri
Kulawu
Sadana
Dukut
Baruna
Watugunung
Antaboga
Sinta
Yamadipati
Minggu
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Sabtu
Ingkel
  Sato     Mina    Manuk     Taru     Buku     Wong  
DAFTAR WEWARAN
Minggu, 25 Oktober 2026, Purnama Kelima, Redite Keliwon Watugunung, Kajeng Keliwon
Eka Wara :   Luang
Dwi Wara :   Pepet
Tri Wara :   Kajeng
Catur Wara :   Laba
Panca Wara :   Keliwon
Sad Wara :   Maulu
Sapta Wara :   Redite
Asta Wara :   Indra
Sanga Wara :   Gigis
Dasa Wara :   Duka
Purnama/tilem :   Purnama
Sasih :   Kelima
Tahun Çaka :   1948
Pratiti :   Jaramerana
Ingkel Jejepan :   Paksi
Watek :   Buta - Uler
Sapta + Panca :   Urip = 5 + 8
Pararasan :   Laku Bintang
Lintang :   Lawean
Pancasuda :   Lebu Katiup Angin
Ekajalaresi :   Langgeng Kayowanan
Wuku :   Watugunung
Ingkel Pandakan :   Buku
Bethara :   Antaboga
Wewukon :   Basah Gede
  Ehep
  Salah Wadi
  Carik Walangati
  • 10-10-2026. Kajeng Keliwon Uwudan
  • 10-10-2026. Tumpek Wayang
  • 11-10-2026. Tilem Kapat
  • 14-10-2026. Buda Wage Kulawu
  • 16-10-2026. Hari Bhatara Sri
  • 20-10-2026. Anggar Kasih Dukut
  • 25-10-2026. Kajeng Keliwon Pamelastali/Watugunung Runtuh
  • 25-10-2026. Purnama Kelima
  • 27-10-2026. Paid-Paidan
  • 28-10-2026. Hari Urip
  • 29-10-2026. Hari Patetegan
  • 30-10-2026. Hari Pangredanaan
  • 31-10-2026. Hari Raya Saraswati
HARI FAKULTATIF
  • 31-10-2026. Hari Saraswati
HARI PERINGATAN
  • 01-10-2026. Hari Kesaktian Pancasila
  • 05-10-2026. HUT ABRI
  • 16-10-2026. Hari Pangan Sedunia
  • 20-10-2026. HUT Golkar
  • 24-10-2026. Hari Dokter Indonesia
  • 24-10-2026. Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa
  • 26-10-2026. Hari Keuangan
  • 27-10-2026. Hari Listrik Nasional
  • 28-10-2026. Hari Sumpah Pemuda
  • Amerta Buwana. Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya (Alahing dewasa 2).
  • Amerta Dadi. Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan pemujaan terhadap leluhur. (Alahing dewasa 2).
  • Carik Walangati. Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3).
  • Kala Buingrau. Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah. (Alahing dewasa 4).
  • Kala Jangkut. Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata. (Alahing dewasa 4).
  • Kala Kutila Manik. Baik untuk membuat ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang maupun pemisah, alat perangkap, upacara Bhuta Yadnya. (Alahing dewasa 4).
  • Kala Rumpuh. Tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak). (Alahing dewasa 3).
  • Kaleburau. Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben (Alahing dewasa 3).
  • Lebur Awu. Tidak baik melakukan upacara wiwaha/pernikahan, pertemuan, membangun rumah, mengatapi rumah. Baik untuk membangun irigasi. (Alahing dewasa 4).
  • Pamacekan. Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya (Alahing dewasa 2).
  • Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).
  • Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll. (Alahing dewasa 3).
  • Sedana Yoga. Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rejeki. (Alahing dewasa 2).
  • Semut Sedulur. Baik untuk gotong royang, kerja bakti, memulai kampanye, membentuk perkumpulan. Tidak baik mengubur atau membakar mayat. (Alahing dewasa 4).
  • Srigati Jenek. Baik untuk membibit/menanam padi, menyimpan padi dilumbung, serta pelaksanaan upacaranya. (Alahing dewasa 4).
  • Subacara. Baik untuk melangsungkan segala jenis upacara, membuat program (rencana), membuat peraturan, mengangkat.menunjuk petugas, mulai berlatih/belajar. (Alahing dewasa 2).
  • Titibuwuk. Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul. (Alahing dewasa 3).
  • Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Langgeng Kayowanan, Pratiti: Jaramerana
Pada saat kita memberi sesuatu kepada orang lain apapun bentukknya sebenarnya kita telah menerima. Apa yang kita terima? Yang kita terima adalah keheningan pikiran, hilangnya rasa stress, dan keindahan dunia. Syaratnya adalah pemberian itu harus tulus, tanpa pamerih apapun, dan tidak memberitahukan pemberian tersebut kepada siapapun.